Fangirl Adalah Penggemar K-Pop Wanita, Pahami Arti Fangirling, Fandom, hingga Fanwar

Selamat datang Scalautils di Website Kami!

Scalautils, Jakarta – Fangirl merupakan penggemar K-Pop yang berperan penting dalam mendukung dan memperkuat industri musik Korea Selatan. Fangirl adalah orang yang sangat setia pada idolanya. Untuk lebih memahami fenomena K-Pop, penting bagi para penggemar, terutama fangirl, untuk memahami arti sebenarnya dari apa itu fangirl dan apa yang dimaksud dengan fangirling. Fangirl Adalah Penggemar K-Pop Wanita, Pahami Arti Fangirling, Fandom, hingga Fanwar

Fangirling adalah aktivitas yang melibatkan ekspresi kekaguman dan dukungan mendalam terhadap idola atau grup musik K-Pop. Ini mencakup berbagai tindakan, seperti mengikuti aktivitas idola Anda di media sosial, menghadiri konser, dan berpartisipasi dalam komunitas penggemar.

Dalam dunia K-Pop yang dinamis, memahami fangirling adalah kunci untuk merasa dekat dan intim dengan idola Anda, serta merasa bersama dengan penggemar lainnya.

Selain itu, pemahaman terhadap istilah-istilah seperti fandom, prasangka, prasangka, anti-fandom, dan fanwar juga penting dalam menciptakan identitas dan persatuan di kalangan penggemar K-Pop. Fandom menyediakan platform untuk berkumpul, berbagi pengalaman, dan merayakan kecintaan terhadap idola. Mengenali prasangka dan prasangka destruktif membantu penggemar menavigasi kerumitan dalam menentukan siapa yang paling mereka sukai dalam sebuah grup.

Sementara itu, kesadaran akan anti-fandom dan perang penggemar membantu menciptakan lingkungan penggemar yang lebih positif dan suportif. Mampu memahami semua aspek tersebut, fangirl tidak hanya menjadi pecinta musik, tetapi juga menjadi bagian integral dari komunitas global yang memperkuat daya tarik K-Pop di seluruh dunia. Tampung Aspirasi dan Keresahan Milenial, Garda Puti Gen Z Gelar Diskusi Sambung Rasa Bersama Puti Guntur Soekarno

Berikut Scalautils ulas lebih dalam mengenai pengertian fangirl, fangirling, dan fanwar, Kamis (02/08/2024).

Fangirl dan fangirling merupakan istilah yang sering digunakan oleh para penggemar musik K-Pop. Fangirl, seperti dijelaskan dalam buku The Unofficial Guide to EXO karya Xiana Lee (2018), mengacu pada penggemar wanita yang sangat setia kepada idolanya. Fangirl merupakan unit yang menunjukkan ketertarikan besar dalam mengikuti perkembangan dan aktivitas idolanya. Di dunia K-Pop, Fangirl adalah pilar utama dukungan dan kecintaan terhadap grup idolanya.

Fangirling menurut Urban Dictionary adalah seni membentuk karakter sebagai penggemar suatu grup idola, penyanyi, aktor, atau selebriti lainnya. Meski istilah ini tidak terbatas pada K-Pop, namun dalam dunia K-Pop Fangirls, Fangirling merupakan ungkapan kekaguman yang mendalam terhadap idola seseorang.

Berbagai aksi dilakukan para fangirl untuk menunjukkan dukungannya, mulai dari mengikuti aktivitas masing-masing idolanya di media sosial, menonton film yang dibintangi idolanya, hingga menghadiri konser.

Sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Consumer Culture, Foscchio menjelaskan bahwa fangirling dapat dianggap sebagai kata kerja yang berasal dari kata fangirl yang secara harfiah berarti “penggemar wanita”. Dalam dunia K-Pop, fangirl merupakan karakter yang sangat aktif dalam mengekspresikan cintanya.

Mereka tidak hanya mencari informasi tentang idolanya di media sosial, tetapi juga mengungkapkan dukungannya dengan membeli merchandise resmi, mendengarkan musik yang diproduksi idolanya, bahkan mengekspresikan kreativitasnya dengan membuat fan art.

Dari segi istilah, fangirling dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang fangirl untuk mengungkapkan kekagumannya terhadap seseorang atau sesuatu yang dikaguminya, terutama dalam konteks K-Pop. Kegiatan ini mencakup langkah konkrit seperti pencarian dan berbagi informasi terkini, pemberian dukungan finansial melalui pembelian produk resmi. Ia juga aktif mengikuti berbagai kegiatan komunitas penggemar untuk merayakan kecintaannya pada idolanya.

Dalam dunia K-Pop, tidak hanya ada istilah fangirl dan fangirling saja. Ada pula lima istilah lain yang patut diketahui K-Popers yaitu Fanboy, Fandom, Bias, Antifan, dan Fanwar. Apa artinya?

Fanboy mengacu pada seseorang yang merupakan penggemar setia idola tertentu. Mirip dengan basis penggemar industri K-Pop yang besar dan beragam, penggemar memainkan peran penting dalam mendukung karier idola mereka. Mereka sering melakukan aktivitas serupa dengan fangirl, seperti mengikuti berita terkini tentang idolanya, menghadiri konser, membeli merchandise, dan berpartisipasi aktif dalam komunitas penggemar.

Para fanboy seringkali menunjukkan pengabdiannya dengan membuat fan art, cover lagu, atau bahkan mengikuti kompetisi dance atau menyanyi berdasarkan tema idolanya. 2. Fandom

Fandom adalah komunitas yang terdiri dari penggemar yang memiliki dukungan yang sama terhadap idola tertentu. Penggemar K-Pop memiliki identitasnya masing-masing dan seringkali menggunakan nama yang berbeda untuk mengidentifikasi dirinya, seperti EXO-L, Army, VIP dan Elf. Fandom bukan hanya sekedar kumpulan penggemar, tapi juga wadah berbagi informasi, pengalaman, dan kecintaan terhadap idolanya.

Mereka kerap mengadakan reuni, fanmeeting, atau bahkan melakukan tur bersama untuk merayakan kebersamaan mereka dalam mendukung idolanya. 3. Prasangka atau menghancurkan prasangka Fangirl Adalah Penggemar K-Pop Wanita, Pahami Arti Fangirling, Fandom, hingga Fanwar

Bias adalah anggota grup yang menjadi favorit penggemar berat. Penggemar bias sering kali mengagumi dan mendukung teman-teman tersebut dengan berbagai cara, seperti membuat karya penggemar, berpartisipasi dalam semua aktivitas yang berhubungan dengan bias mereka, dan membeli merchandise yang berhubungan dengan bias mereka.

Sedangkan Prejudice Destroyer menjadi salah satu anggota tim yang berhasil mencuri perhatian para penggemar meski bukan favorit utama mereka. Prasangka The Wrecker seringkali menyebabkan para penggemar mempertanyakan kesetiaan mereka terhadap prasangka utama dan terlibat dalam persaingan internal antar anggota grup.

Anti-fans adalah orang-orang yang terang-terangan mengungkapkan ketidaksetujuan atau bahkan kebencian terhadap suatu kelompok atau orang di industri hiburan. Mereka kerap meninggalkan komentar negatif di jejaring sosial, mengkritik penampilan dan penampilan idolanya, bahkan mengorganisir kampanye menentang keberadaan grup tersebut. Anti-fans seringkali menjadi sumber konflik dan kontroversi di dalam dan di luar komunitas penggemar. 5. Perang Penggemar

Perang penggemar terjadi ketika dua atau lebih fandom terlibat konflik atau pertengkaran di media sosial atau platform online lainnya. Perang penggemar ini sering kali dipicu oleh persaingan antar tim atau individu yang dikagumi masing-masing penggemar.

Fanwars dapat mencakup berbagai jenis tindakan, mulai dari perdebatan sengit, saling mengkritik, hingga membanjiri akun media sosial lawan dengan komentar negatif. Perang penggemar seringkali menimbulkan ketegangan dan memecah belah komunitas penggemar yang seharusnya bersatu dalam mendukung idolanya.